
Kopa-kopa keryspok
Kopa-kopa keryspok adalah produk kendari yang berbahan dasar ikan kering. Keunikan kopa- kopa kerispik yaitu renyah , rasa ikan yang khas, tekstur ikan alami dan ikanya utuh (tanpa dihaluskan).
Keunggulan produk Keunggulan kopa-kopa keryspik yaitu menyediakan ikan siap saji, haraga terjangkau, terdapat bebargai varian rasa, tahan lama tanpa bahan pengawet, kemasanya ada berukuran kecil (100 gram), dan besar (200 gram), serta tampilan desain dan warrna kemasan yang menarik perhatian konsumen .
konsumen
konsumen kopa –kopa kerspyk yang menjadi target utama saat ini adalah para\ pelajar dan mahasiswa yang tinggal dikos-kosan . selain itu,kerispyk ini dapat dikonsumnsi oleh masyrakat umum baik dari tingkat sosial kalangan menengah kebawah dan menengah keatas.
Spesifikasi
Spesifikasi dari produk ini yaitu kopa- kopa kerispik yang memiliki banyak Variasi ,baik dari rasa maupun bentuknya.
Desain produk yang di usulkan yaitu membuatnya dengan semenarik mungkin agar pelanggan tidak bosan dengan tampilan kerispik satu tampilan itu saja , sehingga dapat membuat para konsumen tertarik dengan hanya melihat desainya saja walaupun belum melihat dari isi produknya .
Prototipernya atau bentuk dasarnya memeliki banyk bentuk ,melebar ,meleloncong dan memanjang .
Mesin dan peralatan berbagai macam alat yaitu mesin penyaring ikan ,alat mesin kemasan ,alat kompor gas tabung dan lain-lain.
Prosesnya sangat mudah dan cepat
Sistem yang di pilih yaitu pemasaran dan penerapan dalam lingkungan mansyarakat umum.
Bahan baku yang saya gunakan yaitu ikan kopa- kopa (Gares punctatus) sedangkan sebagai bahan bantu terigu,minyak jeruk nipis. Jumlah yang di produksi perhari 10 kg. menhasilkan 150 bungkus. Jumlah yang di produksi dalam satu bulan 450 kg menghasilkan 4500 bungkus. Jumlah yang di produksi dalam enam bulan 2.700kg menghasilkan 27.000 bungkus
Bahan baku tersedinya di pasar – pasar tradisional baik di perkotaan maupun pasar yang ada di kampung –kampung. Kedepanya sumber bahan baku dapat dilakukan dengan cara bekerja sama dengan para pengepul, dan nelayan ikan khusnya penghasil ikan kopa- kopa (Gares punctatus) yang ada di Wakatobi, Bau – Bau, Kendari dan daerah daerah lain yang memiliki pontesial. sebagai Dalam memproduksi kopa- kopa keryspik adalah membersikan ( menapis ) ikan dari benda – bebda asing yang mungkin saja tercemar pada saat proses penjemuran atau penyaringan dari para penegepul dan nelayan. Setelah itu ikan yang benar – benar bersih maka proses selanjutnya di bersikan dengan cara di cuci dengan air bersih sehingga dapat ,membunuh kuman yang terkandung dalam ikan tersebut, atau bakteri jahat yang tercamai pada saat proses penjemuran. Proses penyaringan dan di triskan sampai benar – benar kandungan airnya berkurang atau di tandai tidak ada lagi hiasan yang berjatuhan. Pembuatan adonan dengan air jeruk yang sudah di sediakan kemudian campurkan dlam terigu yg sudah d campur dengan air jeruk, dan mencelupkan ikan di dalam minyak yang sudah mendidih. Tingkat kematangan ikan yang di goreng yaitu ketika warna ikan mulai kecoklatan dan lansung diangkat dan kemudian di dinginkan. Keryspik yang sudah benar – benar dingin maka selanjutnya di lakukan pengemasan.
Nama-nama kelompok
- Nurniati (D1A117337)
- Marwah (D1A117308)
- Muhamad ainul (D1A117312)
- Rizal sabila ahkam (D1A117346)
- Leni (D1A117301)